Tips Memilih Sekolah untuk Buah Hati Anda

Tahun 2012 baru berjalan satu bulan, Biasanya di awal tahun orangtua mulai sibuk mencari sekolah buat anaknya dan  tak terasa, si Kecil kini sudah siap untuk bersekolah. Ingatlah bahwa TK adalah sekolah pertama baginya dan berarti ini adalah masa pertama kali ia berpisah dari keluarga dan rumah yang biasa ia kenal dan mulai berinteraksi dengan teman sebaya, dan juga ini adalah masa pertama kali ia mulai belajar dalam sistem pendidikan yang terstruktur.

MEMILIH TK

Taman kanak-kanak merupakan periode kritis dimana anak belajar untuk menangani perasaan dan hubungan yang membuat mereka berhasil di sekolah. Bingung memilih sekolah pertama untuk si kecil? Simak tips-tips di bawah ini:

1.  Mengevaluasi program yang ditawarkan. Tanyakan pada Kepala TK yang Anda pertimbangkan mengenai program pendidikan mereka. Ingatlah bahwa tiap anak berbeda, sehingga Anda harus bisa menilai apakah program yang mereka tawarkan sesuai dengan kepribadian anak Anda. Ada anak yang lebih bisa beradaptasi dengan program yang terstruktur rapi, ada juga yang lebih menyukai program yang membiarkan ia aktif dan berkreasi sendiri. Bila si Kecil ada di lingkungan yang ia tidak sukai dan dipaksa untuk belajar dengan suasana yang tidak membuatnya nyaman, ini semua bisa membuat dampak psikologis yang negatif baginya. Pastikan Anda hanya memilih TK dengan program yang cocok dengan si Kecil. Yang terpenting adalah menemukan sekolah yang dapat menyesuaikan untuk memenuhi kebutuhan setiap siswanya, bukan menemukan program yang sempurna.

2.    Tanyakan aspek pendidikan dari program tersebut. Program yang baik akan menstimulasi seorang anak secara kreatif, intelektual, fisik dan sosial yang diseimbangkan dengan permainan bebas, permainan di alam luar, dan aktivitas grup. Jangan cepat-cepat tertarik pada sekolah yang menjanjikan keberhasilan secara akademis. Anak yang masih kecil tidak membutuhkan program akademis yang formal, dan bila ia didorong terlalu keras untuk mempelajari semua hal dalam waktu yang terlalu cepat, ia bisa stres dan ini juga bisa memicu masalah-masalah psikologis pada anak. Tetapi, program yang baik tentu saja harus ada berbagai pelajaran informal dan formal misalkan mempelajari alfabet, angka, musik, bahasa dan sastra, seni, dan ilmu alam dengan cara bermain.

3.    Kunjungi dan perhatikan TK  yang Anda pertimbangkan. Sebelum Anda mendaftarkan si Kecil, cobalah datang ke sekolah tersebut tanpanya. Tanyakan pada Kepala Sekolah atau guru, apakah Anda bisa mengunjungi sekolah di saat pelajaran berlangsung, untuk memperhatikan keadaannya. Anda tidak bisa menilai suatu sekolah  tanpa melihatnya pada saat  jam pelajaran. Saat kunjungan, perhatikan bagaimana guru-guru mengatasi pertengkaran, anak yang menangis, anak yang merasa bosan, atau anak yang nakal. Perhatikan bagaimana mereka mendidik anak-anak yang mempunyai sifat mirip dengan anak Anda. Apakah guru memperhatikan saat seorang anak tidak mengerjakan apa-apa, dan sebagainya. Ingatlah bahwa Anda hanya disana untuk mengamati, sehingga hindari berbicara dengan guru atau murid saat disana, dan usahakan supaya Anda tidak menarik perhatian (tanyalah pada guru atau Kepala Sekolah dimana Anda harus duduk).

4.    Tanyakan (dan amati) pendekatan mereka terhadap disiplin. Carilah program dimana tujuan mendisiplin anak adalah untuk membantu anak belajar mengendalikan diri dan bukan untuk memaksa mereka takut akan otoritas. Seorang guru harus mendisiplin anak muridnya dengan cara yang positif, menggunakan pemecahan masalah, diskusi, dan sebagainya. Kekerasan fisik atau verbal, membentak, mendisiplin dengan memukul atau mencekal anak, mengurung anak di tempat tertutup tanpa pengawasan, meledek atau mempermalukan anak, serta sikap guru yang tidak menggubris konflik, semua ini tidak boleh ada di TK  dimana anak Anda akan belajar.

5.    Bertanyalah pada orang tua dengan anak yang ada di sekolah yang Anda pertimbangkan. Jika Anda tidak mengenal seorang pun, Anda bisa datang pada saat mereka mengantar atau menjemput anak mereka dan Anda bisa meminta pendapat mereka tentang sekolah tersebut. Tidak ada salahnya meminta pendapat orang yang sudah lebih berpengalaman dalam mengambil suatu keputusan penting.

6.    Dengarkan sekitar Anda. Saat Anda mengunjungi sekolah, bagaimana bunyi tempat itu? Apakah terdengar anak-anak bergembira atau menjerit-jerit  tak beraturan? Apakah banyak anak menangis dan anak dimarahi atau banyak suara-suara ceria dan tawa?

7.    Amati rasio murid dan guru Secara kasat mata bisa terlihat, jumlah murid yang terlalu banyak membuat guru kurang memperhatikan setiap anak.

8.    Cek sarana dan pra sarana Perhatikan, apakah fasilitas yang dimiliki sekolah cukup memadai? Apakah ada yang membahayakan si kecil? Terawat atau tidak fasilitas itu? Apa ada cukup banyak ruang untuk anak bergerak, bereksplorasi dan bereksperimen

9.    Enyahkan gengsi Jangan memilih sekolah yang jauh dan mengorbankan anak kelelahan di jalan, demi mengejar gengsi karena mendengar reputasi sebuah sekolah.

10.  Cari tahu konsep/metodenya Sebaiknya, metodenya menekankan how to learn, how to behave, how to think, dan how to explore Pilihlah TK dengan metode bermain sambil belajar dibandingkan dengan program belajar secara klasik. Karena lewat bermain, anak tidak merasa dipaksa untuk belajar. Saat bermain, otak anak berada dalam keadaan yang tenang. Saat tenang itu, pendidikan pun bisa masuk dan tertanam. Tentunya cara bermain pun tidak bisa asal, harus yang diarahkan dan ini butuh tenaga yang memiliki kemampuan dan cara mengajarkan yang tepat. Kelas harusnya berisi kesenangan, antusiasme, dan rasa penasaran. Bukan menjadi ajang tarik-ulur kekuatan antara murid-guru. Seharusnya terbangun sikap anak yang semangat untuk belajar.

Pada akhirnya, tidak ada pendidik yang lebih baik dari Anda, sang Ibu. Bila Anda belum yakin si Kecil bisa berdaptasi dengan baik di lingkungan yang baru, tidak ada salahnya Anda menemani dan mendidiknya sendiri di rumah.

Artikel terkait : Penerimaan Siswa Baru Tahun Pelajaran 2013/2014

Advertisements

One thought on “Tips Memilih Sekolah untuk Buah Hati Anda

  1. Pingback: Penerimaan Siswa Baru Tahun Pelajaran 2013/2014 |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s