Peran Orang Tua dalam Pendidikan di Luar Sekolah

Ilustrasi

Peningkatan peranan keluarga serta pemberdayaannya dalam mendidik anak menghadapi masa depan, terkait dengan suatu strategi yang mengacu pada hubungan Ayah dan Ibu. Sebab pendidikan anak tersebut berada di tangan kedua orang tuanya. Kewajiban orang tua dalam proses pendidikan tersebut mengembangkan potensi anak yang bersumber pada suasana keluarga, iklim pergaulan, kehidupan spiritual keluarga dan bagaimana tugas tersebut diwujudkan.

Anak-anak belajar, tumbuh dan berkembang dari pengalaman yang diperolehnya melalui kehidupan keluarga, untuk sampai pada penemuan bagaimana ia menempatkan dirinya ke dalam keseluruhan kehidupan di mana ia berada.

Interaksi dan komunikasi dengan lingkungan keluargalah pada hakikatnya yang ikut menentukan arah dari perkembangan anak, yaitu peluang keserasian belajar pada setiap masa peka. Misalnya pada bayi umur 0 – 2 tahun, kepekaan utama terletak dalam latihan alat indera, motorik dan perluasan perkembangan bahasanya. Setiap pengalaman langsung dihayatinya sebagai pengalaman yang sangat mendalam (peak experience) dan sangat berpengaruh terhadap kesan dan sikap kehidupan anak kelak, terutama pada umur 3 – 5 tahun, yaitu suatu penyesuaian diri yang bersikap aktif  dan selektif.

Seperti diketahui bahwa setiap anak lahir dengan bakat, potensi, kemampuan, sikap dan sifat yang beragam dalam berbagai bidang  dengan berbagai taraf dan jenis intelegensi, yang dibesarkan pula dalam berbagai kondisi ekonomi, sosial, psikologis, budaya serta alam biologis yang berbeda, harus diupayakan dipenuhi kebutuhannya oleh keluarga agar bimbingannya terjadi sesuai taraf perkembangan anak. Pendidikan keluarga adalah wahana yang mendasar untuk meningkatkan bentuk yang lebih harmonis dari perkembangan anak.

Keluarga dapat berperan dalam memberikan berbagai kegiatan bersama seperti belajar, bercerita tentang manfaat dari media elktronik (televisi) atau lainnya. Juga memberi pengalaman dan latihan yang mencakup kecerdasan dan keterampilan dalam memberikan bekal untuk bisa menghadapi perubahan cepat dengan luapan informasi, yang tidak saja harus diseleksi dengan kemampuan yang serasi, namun juga dengan dilandasi spiritual di dalam suatu suasana yang memadai. (Tati – TKIT Al Fath)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s